//
you're reading...
Berita Nasional

Tarian & Musik Meriahkan Anggoro Kasih

Ilustrasi Islam
Ilustrasi

Tarian dan Musik Meriahkan Anggoro Kasih
ICRP, JAKARTA – Ada yang menarik pada senin (5/1) malam di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Pasalnya, Anggoro kasih kali pertama pada 2015 di (TMII) dimeriahkan dengan pertunjukan seni dari dua budaya. Bukan hanya budaya yang terlahir dan berkembang dari dalam negeri, acara yang diselenggarakan oleh komunitas penghayat kepercayaan ini juga turut mengundang rekan-rekan penganut agama Sikh untuk memperkenalkan musik-musik spiritualnya.
Pada malam terang bulan ini tarian mendahului musik. Lima perempuan dari pojok kanan berjalan beriringan ke hadapan para peserta. Bertahtakan tutup kepala khas perempuan sumatera selatan, kelima perempuan ini mempersembahkan tari Gending Sriwijaya. Merah dan kuning menjadi warna dominan pada pakaian adat yang dikenakan para penari ini. Gerakan-gerakan tangan yang meliuk seolah tengah mendayung ini menunjukan kejayaan maritim. Sriwijaya.
Jpeg

Tak lebih dari 15 menit, tarian penuh gemulai ini menyihir mata peserta yang hadir. Peserta nampak begitu asik menikmati tarian. Tepuk tangan pun begitu ramai ketika para penari ini menuntaskan Gending Sriwijaya.
Seusai tarian asal dalam negeri, kini penganut agama Sikh “unjuk gigi”. Dua pendeta Sikh berbaju putih dan beberapa pemuda yang juga bertutup kepala ala India tampil ke muka. Meski tak memahami arti lagu, namun terlihat jelas para peserta yang hadir malam itu tenggelam dalam syahdu musik-musik spiritual Sikh. Malam itu, penganut Sikh mempersembahkan dua musik.
Jpeg

Setengah jam tak terasa malam itu menikmati suguhan musik-musik Sikh. Bagi yang pertama mendengar musik ini bisa dipastikan akan merasa menikmati bahwa ini lagu film-film India.
Selain pertunjukan seni budaya, komunitas penghayat juga membuat sebuah diskusi. Malam itu, acara Anggoro kasih menghadirkan dua tokoh yang telah lama bergulat dalam isu toleransi antar umat beragama. peneliti senior Indonesian Conference on Religon and Peace (ICRP) Ahmad Nurholish didaulat untuk memaparkan tema “peluang dan langkah strategis yang diperlukan penghayat kepercayaan terhadap Tuhan YME untuk meningkatkan perannya dalam pembangunan karakter bangsa”.
Sementara itu, pembicara kedua adalah tokoh muslim syiah yang juga sekaligus anggota dewan dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Jalaludin Rakhmat. Sosok yang kerap dipanggil Kang Jalal ini mengungkapkan diskriminasi yang terjadi pada penghayat kepercayaan menjadi salah satu alasan utama ia masuk ke kancah politik. “Saya termasuk orang yang pada awalnya menolak untuk berpolitik, namun demi membela yang tertindas saya mesti masuk ke politik,” ucap kang Jalal.

http://icrp-online.org/2015/01/06/taria … oro-kasih/

– HOT NEWS: MENKOMINFO TIFATUL SEMBIRING SELINGKUH, ISTRI PERTAMA KABUR DARI RUMAH!!!!

– MENKOMINFO: Kalau Internetnya Cepat Mau Dipakai buat Apa?

– Korupsi Ahmad Heryawan/Aher Gubernur PKS Bisa dibaca disini.

– Korupsi Anis Matta, Tifatul Sembiring dan pejabat PKS lainnya bisa dibaca disini.

Beberapa Link/Website Mungkin Diblokir, untuk membuka blokir silakan klik:
Tip-tip Buka Blokir Website Karena Nawala

Atau dengan Firefox Add On Berikut:

Firefox anonymoX – Anti Blokir Situs Website

Faithfreedom Indonesia

PKS Partai Mesum
Foto Koalisi Koruptor Prabowo Hatta Prahara

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: