//
you're reading...
Berita Nasional

Kudus : Banyak Penghayat Masih Ber-KTP Agama Islam

Ilustrasi Islam
Ilustrasi

Banyak Penghayat Masih Ber-KTP Agama
Dec 14, 2014 Admin Agama, Berita 0

[Kudus, -elsaonline.com] Status penghayat kepercayaan di Kudus, masih mengikuti salah satu dari enam agama dalam pengisian kolom agama di Kartu Tanda Penduduk (KTP). Padahal, pada praktiknya banyak yang melakukan ritual berdasarkan keyakinan penghayat kepercayaan walaupun masih tertutup. Hal tersebut disampaikan oleh Sukamto, Ketua Himpunan Penghayat Kepercayaan (HPK) Kabupaten Kudus saat ditemui elsaonline.com di kediamannya, Desa Tenggeles, Mejobo, Kudus, Sabtu (6/12/14).

“Dalam perilaku keseharian, mereka tidak menjalankan ibadah salah satu dari enam agama ‘yang diakui’ oleh negara. Mereka masih mempraktikan ritual menurut keyakinannya sebagai penghayat kepercayaan,” tutur Sukamto sembari menikmati kopi yang sudah tersedia di meja tamu.

Salah satu induk persoalan ini diawali adanya peraturan tentang pemakaman umum yang tidak ada pengawalan sepenuhnya dari pihak terkait. Pemakaman hanya diklaim oleh satu agama, padahal tanah tersebut milik negara/umum.

“Disini ada tempat pemakaman umum yang diklaim atas agama Islam. Sehingga, penghayat kepercayaan tidak diperbolehkan dimakamkan di pemakaman tersebut,” jelas Sukamto dengan pesimis.

Sukamto menambahkan, merupakan agama itu berisi ketuhanan dan kemerdekaan. “Yang namanya kepercayaan itu kawuruh atau pengetahuan, dan pengetahuan bersandar pada rasa. Jadi, tidak ada paksaan dalam memilih keyakinan,” tambahnya. Sukamto berharap, pihak pemerintah ada usaha untuk melakukan penyadaran bagi setiap warganya. Bahwa, dalam kehidupan beragama kesadaran pada rasa percaya terhadap Tuhanlah yang harus ditekankan,bukan pembatasan dalam memilih keyakinan atau beragama.

Keberadaan Tuhan itu tidak bisa diukur atau dibatasi oleh satu aturan. “Lalu, disini penyadaranlah yang harus ditanamkan. Keberadaan Tuhan itu tidak bisa diukur atau dibatasi oleh satu aturan,” sarannya.

“Penghayat masih tersandera, dianggap orang tidak beragama. Kata-kata umat beragama tidak tepat, seharusnya umat tuhan. Walaupun Undang-undang adminduk (administrasi dan kependudukan, red) sudah diperbaharui, tapi aparat desa tidak paham dan masih saja mempersulit penghayat,” tandasnya. [elsa-ol/Yono-@cahyonoanantato]

http://elsaonline.com/?p=3970

– HOT NEWS: MENKOMINFO TIFATUL SEMBIRING SELINGKUH, ISTRI PERTAMA KABUR DARI RUMAH!!!!

– MENKOMINFO: Kalau Internetnya Cepat Mau Dipakai buat Apa?

– Korupsi Ahmad Heryawan/Aher Gubernur PKS Bisa dibaca disini.

– Korupsi Anis Matta, Tifatul Sembiring dan pejabat PKS lainnya bisa dibaca disini.

Beberapa Link/Website Mungkin Diblokir, untuk membuka blokir silakan klik:
Tip-tip Buka Blokir Website Karena Nawala

Atau dengan Firefox Add On Berikut:

Firefox anonymoX – Anti Blokir Situs Website

Faithfreedom Indonesia

PKS Partai Mesum
Foto Koalisi Koruptor Prabowo Hatta Prahara

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: