//
you're reading...
Berita Nasional

MUI Dukung Pengosongan Kolom Agama Di KTP, Tapi…

Ilustrasi Islam
Ilustrasi

MUI Dukung Pengosongan Kolom Agama di KTP, Tapi…
20 November 2014 11:08 WIB
MUI Dukung Pengosongan Kolom Agama di KTP, Tapi…
Polemik Kolom Agama EKTP
REPUBLIKA.CO.ID, LEBAK — Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lebak, KH Baijuri, mengatakan dirinya mendukung pengosongan kolom identitas kartu tanda penduduk bagi penganut kepercayaan.

"Kami meminta pemerintah tetap mengosongkan kolom agama pada kartu tanda penduduk (KTP) bagi penganut kepercayaan," kata Baijuri di Lebak, Kamis (20/11).

Ia mengatakan, apabila kepercayaan sebagai agama diisi pada kolom KTP tentu membingungkan administrasi kependudukan. Sebab di Indonesia banyak aliran kepercayaan, termasuk warga Baduy di Provinsi Banten yang menganut sunda wiwitan.

Meskipun mereka tidak tercatat pada kolom agama di KTP, namun tetap dimasukkan dalam database administrasi kependudukan. Karena itu, pihaknya berharap pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan kewenangan kepada pemerintah daerah untuk mengatur kolom identitas KTP bagi aliran kepercayaan.

Pemerintah daerah bisa saja menerbitkan peraturan daerah (Perda) untuk mengatur kolom kepercayaan masuk di KTP. Mereka para penganut kepercayaan tertulis pada kolom KTP dengan garis miring penganut kepercayaan.

"Saya kira melalui perda itu tentu sangat kuat sebagai payung hukum pengakuan kepercayaan pada kolom KTP," katanya.

Menurut dia, pemerintah tetap mengisi kolom pada KTP yakni enam agama sesuai dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan. Keenam agama itu antara lain Islam, Katolik, Kristen, Budha, Hindu dan Konghucu.

Pihaknya juga mendukung Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang mewacanakan kebijakan pengosongan kolom agama di KTP bagi warga negara Indonesia yang menganut kepercayaan di luar agama yang diakui pemerintah.

Namun, pihaknya juga tidak setuju penghapusan pengosongan kolom agama pada identitas KTP.
Sementara itu, Wakil Ketua Wadah Musyawarah Masyarakat Baduy (Wammby) Medi Marsinun mengharapkan agamanya warga Baduy yang dianut "Sunda Wiwitan" masuk pada kolom KTP karena bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Kami berharap pemerintah mengakui secara resmi kepercayaan Sunda Wiwitan sebagai agama masyarakat Baduy yang merupakan peninggalan nenek moyangnya itu," katanya.

Red: M Akbar

Sumber:antara

http://m.republika.co.id/berita/nasional/umum/14/11/20/nfbioo-mui-dukung-pengosongan-kolom-agama-di-ktp-tapi

– HOT NEWS: MENKOMINFO TIFATUL SEMBIRING SELINGKUH, ISTRI PERTAMA KABUR DARI RUMAH!!!!

– MENKOMINFO: Kalau Internetnya Cepat Mau Dipakai buat Apa?

– Korupsi Ahmad Heryawan/Aher Gubernur PKS Bisa dibaca disini.

– Korupsi Anis Matta, Tifatul Sembiring dan pejabat PKS lainnya bisa dibaca disini.

Beberapa Link/Website Mungkin Diblokir, untuk membuka blokir silakan klik:
Tip-tip Buka Blokir Website Karena Nawala

Atau dengan Firefox Add On Berikut:

Firefox anonymoX – Anti Blokir Situs Website

Faithfreedom Indonesia

PKS Partai Mesum
Foto Koalisi Koruptor Prabowo Hatta Prahara

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: