//
you're reading...
Common

meyakini

Ilustrasi Islam
Ilustrasi

kuisa wrote:sifat sama mampu beda dimensi muridku.

"Kemustahilan" itu beda dimensi tidak dengan "ketidakmampuan"?

simplyguest wrote:Ooo.. tidak bisa.
Kalau ada murid yang belum jelas, guru berkewajiban untuk menjawab dan menjelaskan.
Tetap pertanyaannya masih sama :
Perbuatan yang manusia anggap jahat itu dianggap jahat juga tidak oleh Allah SWT?
YA atau TIDAK? Gak bisa jawab? Coro.
kuisa wrote:Bisa ya bisa tidak.

Jawaban model apa itu? Apa maksudnya dengan bisa ya bisa tidak?
Jelasin dong bu guru coro.

kuisa wrote:Nah, sekarang kerjakan PR mu

Ogah.
Jawabannya aja masih jawaban kelas coro, gak jelas, asal2an, sampah.

simplyguest wrote:Kan kamu yang bilang sendiri kalau ketetapannya itu "duluan".
Kok sekarang jadi tidak ada yang "duluan" dan "belakangan"?
Coro emang hobinya jilat ludah kali ya…
kuisa wrote:Secara dimensi waktu manusia ya duluan.

Kalau secara dimensi waktu setan, gimana? Duluan atau belakangan?

kuisa wrote:Ya, tapi penjelasan saya kan yang bold hitam, buat apa kamu bawa2 bold merah pake bawa2 analogi pandir segala, kalau belum paham nanya lagi aja ga usah sok2an bawa analogi.

Guru coro emang seperti itu.
Ngajar pake logika fallacy, tapi waktu muridnya yang mau ngasih tahu pake analogi, eh malah dibilang pandir dan gak usah bawa2 analogi.

kuisa wrote:Bagi yang jualan tsb, selain penyebab langsung, jika ia beragama, umumnya mengembalikan hal itu pada Yang Maha Kuasa: takdir.
simplyguest wrote:Jika si penjual itu menunjukkan fakta barang dagangannya laku itu sebagai pembuktian bahwa ada takdir yang meluluskan. si penjual itu sudah menggunakan logika fallacy appeal to possibility/probability.
kuisa wrote:Si penjual yang beragama meyakini ada penyebab langsung seperti ternyata banyak makanan gratis dan fakta bahwa dia tidak survei dulu sebelum jualan, disamping meyakini bahwa memang nasibnya hari itu lagi apes.

Selama si penjual itu cuma sebatas "meyakini", belum ada yang salah.
Tapi kalau dia sudah melakukan pembuktian keyakinannya itu dengan menggunakan logika pembuktian seperti yang guru coro lakukan, dia sudah salah.
Kenapa? Karena dia sudah menggunakan logika fallacy.

– HOT NEWS: MENKOMINFO TIFATUL SEMBIRING SELINGKUH, ISTRI PERTAMA KABUR DARI RUMAH!!!!

– MENKOMINFO: Kalau Internetnya Cepat Mau Dipakai buat Apa?

– Korupsi Ahmad Heryawan/Aher Gubernur PKS Bisa dibaca disini.

– Korupsi Anis Matta, Tifatul Sembiring dan pejabat PKS lainnya bisa dibaca disini.

Beberapa Link/Website Mungkin Diblokir, untuk membuka blokir silakan klik:
Tip-tip Buka Blokir Website Karena Nawala

Atau dengan Firefox Add On Berikut:

Firefox anonymoX – Anti Blokir Situs Website

Faithfreedom Indonesia

PKS Partai Mesum
Foto Koalisi Koruptor Prabowo Hatta Prahara

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: