//
you're reading...
Berita Nasional

Penganut Kepercayaan Minta Jokowi-JK Tak Diskriminatif

Ilustrasi Islam
Ilustrasi

Sabtu, 18 Oktober 2014 | 16:20 Email
Penganut Kepercayaan Minta Jokowi-JK Tak Diskriminatif
Penganut kepercayaan Sunda Wiwitan.
Penganut kepercayaan Sunda Wiwitan. (sumber: Antara)
Jakarta – Para penganut Sunda Wiwitan menyatakan pihaknya menyesali pelayanan negara yang diskriminatif kepada para penganut kepercayaan. Selain tak dilindungi hak mengekspresikan keyakinannya mereka mengaku diperlakuan diskriminatif dalam pelayanan hal administrasi kependudukan (adminduk).

Hal itu disampaikan Dewi Kunti, seorang Penganut Sunda Wiwitan‎, dalam Diskusi Publik yang diselenggarakan Panitia Nasional ‎Syukuran Rakyat untuk menyambut pelantikan Jokowi-JK di Jakarta, Sabtu (18/10).

"Selain menghadapi stigmatisasi yang berakibat kriminalisasi dari tuduhan perkawinan liar karena tidak sesuai agama-agama besar, maka pencatatan asal usul anak keturunan juga tidak diakui, pencantuman hanya nama ibu. Ini ironis karena anjing impor saja ditulis asal usul secara lengkap," jelas Dewi.

Dewi pun mengusulkan agar Dirjen untuk Penghayat di Kemdikbud dihapus, karena salah tempat dan tidak efektif memperjuangkan kepentingan rakyat penganut aliran-aliran kepercayaan. Menurutnya, sudah saatnya urusan aliran kepercayaan dimasukkan ke Kementerian Agama sebagai penghormatan terhadap agama-agama tradisi Nusantara.

Dia mengakui pihaknya melihat pemerintahan baru Jokowi-JK sangat bisa memberikan perubahan. Yang diinginkan bukan sekedar pengakuan, karena agama-agama tradisi seperti Sunda Wiwitan sebenarnya adalah tuan rumah di Nusantara.

"Tetapi diperlakukan sama seperti WNI lain yang menganut agama-agama besar. Presiden perlu merombak mindset dan mentalitas birokrasi agar pelayanan publik tidak diskriminatif berdasar stigma-stigma yang merugikan kelompok minoritas," jelasnya.

Dewi Kunti adalah salah satu yang aktif mengikuti kampanye-kampanye Jokowi-JK yang akomodatif terhadap kepentingan-kepentingan kelompok minoritas. Dia beserta ratusan penganut aliran kepercayaan lain yang tersebar di Nusantara menunggu pembuktian Nawacita, berupa penghapusan aturan-aturan yang diskriminatif dan perilaku birokrasi yang mau melayani seluruh rakyat secara imparsial.

Penulis: Markus Junianto Sihaloho/AF

http://www.beritasatu.com/nasional/2183 … natif.html

– HOT NEWS: MENKOMINFO TIFATUL SEMBIRING SELINGKUH, ISTRI PERTAMA KABUR DARI RUMAH!!!!

– MENKOMINFO: Kalau Internetnya Cepat Mau Dipakai buat Apa?

– Korupsi Ahmad Heryawan/Aher Gubernur PKS Bisa dibaca disini.

– Korupsi Anis Matta, Tifatul Sembiring dan pejabat PKS lainnya bisa dibaca disini.

Beberapa Link/Website Mungkin Diblokir, untuk membuka blokir silakan klik:
Tip-tip Buka Blokir Website Karena Nawala

Atau dengan Firefox Add On Berikut:

Firefox anonymoX – Anti Blokir Situs Website

Faithfreedom Indonesia

PKS Partai Mesum
Foto Koalisi Koruptor Prabowo Hatta Prahara

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: