//
you're reading...
Berita Nasional

Tak Semua Aliran Kepercayaan Bisa Jadi Agama

Ilustrasi Islam
Ilustrasi

Selasa 14 Oktober 2014 / 19 Zulhijjah 1435
Tak Semua Aliran Kepercayaan Bisa Jadi Agama
Jumat, 15/08/2014 17:00:19

Jakarta (SI Online) – Pemerintah disarankan untuk tidak menuruti kemuan pihak tertentu yang memaksakan diri supaya mengakui aliran kepercayaan yang mereka anut sebagai agama. Menetapkan suatu kepercayaan menjadi agama tersendiri membutuhkan banyak pertimbangan.

Demikian diungkapkan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Prof Dr KH Yunahar Ilyas, Kamis (14/8/2014) usai penutupan Rakernas MUI di Hotel Sultan, Jakarta.

"Banyak pertimbangan, tak hanya satu aspek. Pertimbangan perasaan pemeluk agama lain, pertimbangan dakwah, pertimbangan nasional. Kalau mau diakui keberadaannya masukkan dalam kelompok aliran kepercayaan saja," ungkap Yunahar.

Yunahar mengakui terkait persoalan ini Menteri Agama pernah meminta masukan kepada MUI supaya persoalan ini dikaji. Sebab, menurutnya, pihak Kemenag mendapatkan pertanyaan dari Kemendagri. "Ini terkait dengan KTP, apa mereka diberi kolom apa tidak.," kata Ketua PP Muhammadiyah ini.

Dalam hal ini, Yunahar menyarankan pemerintah supaya tidak menuruti orang atau kelompok yang mendesak pemerintah supaya aliran-aliran kepercayaan itu dikaomodir menjadi agama. "Itu hak dia mendesak, tapi hak kita juga untuk menolak. Kita nggak larang orang mendesak tapi jangan dilarang juga orang menolak," ungkapnya diplomatis.

Soal penetapan suatu ajaran menjadi agama, lanjut Yunahar, memerlukan berbagai syarat. Syarat-syarat itu terkait konsep ketuhanan, nabi, pandangan hidup, kitab suci dan jumlah pengikutnya.

"Kalau ajarannya mengambil dari agama lainnya ya masalah. Dia punya ajaran sendiri tetang tuhan tapi persis Islam, dia punya ajaran tentang nabi tapi nabinya ditambah, jadi harus dipelajari dulu," katanya.

Meski semua itu memenuhi syarat, jika jumlahnya sedikit juga tak otomatis diakui menjadi agama resmi. "Kalau (syarat-syarat) itu terpenuhi berapa jumlahnya, memenuhi syarat untuk diakui apa nggak. Kan begitu kalau cuma 100-200 di tengah penduduk 250 juta untuk apa diakui," tandas Yunahar.

Yunahar menegaskan tak semua aliran kepercayaan bisa menjadi agama. Jika semua kepercayaan menjadi agama, alangkah banyaknya agama di Indonesia. Lalu masing-masing agama akan meminta hak-haknya kepada negara.

"Malah repot negara. Kalau memang ada, masukkan saja dalam kelompok aliran kepercayaan. Nanti diakui agama Bahai, agama Kahuripan..agama ini..itu," pungkasnya.

red: shodiq ramadhan

http://m.suara-islam.com/mobile/detail/11647

– HOT NEWS: MENKOMINFO TIFATUL SEMBIRING SELINGKUH, ISTRI PERTAMA KABUR DARI RUMAH!!!!

– MENKOMINFO: Kalau Internetnya Cepat Mau Dipakai buat Apa?

– Korupsi Ahmad Heryawan/Aher Gubernur PKS Bisa dibaca disini.

– Korupsi Anis Matta, Tifatul Sembiring dan pejabat PKS lainnya bisa dibaca disini.

Beberapa Link/Website Mungkin Diblokir, untuk membuka blokir silakan klik:
Tip-tip Buka Blokir Website Karena Nawala

Atau dengan Firefox Add On Berikut:

Firefox anonymoX – Anti Blokir Situs Website

Faithfreedom Indonesia

PKS Partai Mesum
Foto Koalisi Koruptor Prabowo Hatta Prahara

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: