//
you're reading...
Common

Tuhan Pak Rahimii adalah 1+1=2

Ilustrasi Islam
Ilustrasi

fayhem_1 wrote:Thanks bro rahimi,

rahimii wrote:Thanks bro fayhem. Saya coba jawab ya. Kalau ada jumlah tak terbatas dari bintang dan alam semesta sudah tak terbatas dalam hitungan eksistensinya, memang seharusnya akan ada bintang di mana-mana dan langit semesta seharusnya akan sangat cerah. Tapi alam semesta tidak setua itu. Umurnya diperkirakan sekitar 14 miliar tahun dan sejak kecepatan cahaya adalah konstan, kita hanya dapat melihat benda-benda yang kurang dari 14 miliar tahun cahaya jauhnya. Ini berarti bahwa kita hidup dalam bola ‘alam semesta teramati’ yang lebih kecil dari alam semesta total dan bahwa cahaya dari bintang-bintang yang lebih jauh dari 14 miliar tahun cahaya tidak akan memiliki cukup waktu untuk mencapai Bumi.

Mengenai alam semesta dingin, transfer energi panas lewat radiasi adalah satu-satunya pilihan yang dapat terjadi dalam ruang vakum. Pada dasarnya, energi radiasi harus melakukan perjalanan dalam kecepatan cahaya di ruang hampa. Jadi setidaknya ada dua kemungkinan mengapa temperatur alam semesta dingin:
1.Alam semesta berkembang, dan cahaya dari bintang-bintang yang paling jauh belum mencapai kita, sehingga porsi ruang hampa kita belum menerima manfaat dari pemanasan dsumber-sumber tersebut.
2.Bahkan dalam alam semesta steady state yang tidak berkembang, alam semesta begitu besar dan masih cukup muda, sehingga cahaya (dan energi) dari bintang-bintang yang paling jauh tidak memiliki waktu untuk mencapai dan menghangatkan temperatur. Lebih kurangnya mari kita diskusikan lebih lanjut..

fayhem wrote:Dengan kata lain bintang2 itu untuk menerangi luar angkasa agar tidak gelap dan memberi panas agar ruang angkasa tidak dingin ?
Bagaimana jika tidak ada bintang2 penerang itu ? tentu ruang angkasa akan gelap dan dingin
Lebih ekstreemnya, mari kita analisa keadaan sebelum bigbang,apakah keadaannya terang atau gelap. dingin atau panas ?
Tentu keadaannya adalah gelap dan dingin. Artinya gelap dan dingin sudah ada/sudah eksis sebelum terang dan panas tercipta
Mirror 1: Tuhan Pak Rahimii adalah 1+1=2
Follow Twitter: @ZwaraKafir

Sebelum bigbang, alam semesta eksis sebagai sebuah singularitas. Semua materi di alam semesta, semua ruang hampa itu sendiri ada dalam bentuk yang lebih kecil dari partikel subatomik. Alam semesta kita punya 3 dimensi ruang dan 1 dimensi waktu (ada lebih dimensi menurut string teori). Empat dimensi ini saling melengkapi dan dikenal sebagai ruang-waktu (atau kontinum ruang-waktu).

Namun, sebelum dimensi ini bahkan ada, alam semesta adalah titik sangat kecil yang berisi setidaknya segala sesuatu di alam semesta yang bisa kita amati sekarang. Oleh karenanya, singularitas ini memiliki kepadatan yang tak terbatas, dan juga sangat panas. Panas adalah nilai terukur yang dihasilkan dari gerakan partikel molekul, sehingga masuk akal kalau energi panas ada didalam singularitas sejak semula, bukan dingin. Jika kita bisa melihat singularitas tersebut, itu akan menjadi sesuatu yang sangat terang. Hanya,ruang hampa sendiri tidak eksis sebelum bigbang, sehingga logikanya hal semacam terang atau gelap juga belum eksis sebelum bigbang. Ini yang bisa saya sampaikan dari tinjauan filosofisnya bro..jangan ditanya hitung-menghitung dan rumus-merumus ya.. :lol:

– HOT NEWS: MENKOMINFO TIFATUL SEMBIRING SELINGKUH, ISTRI PERTAMA KABUR DARI RUMAH!!!!

– MENKOMINFO: Kalau Internetnya Cepat Mau Dipakai buat Apa?

– Korupsi Ahmad Heryawan/Aher Gubernur PKS Bisa dibaca disini.

– Korupsi Anis Matta, Tifatul Sembiring dan pejabat PKS lainnya bisa dibaca disini.

Beberapa Link/Website Mungkin Diblokir, untuk membuka blokir silakan klik:
Tip-tip Buka Blokir Website Karena Nawala

Atau dengan Firefox Add On Berikut:

Firefox anonymoX – Anti Blokir Situs Website

Faithfreedom Indonesia

PKS Partai Mesum
Foto Koalisi Koruptor Prabowo Hatta Prahara

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: