//
you're reading...
Common

Jangan Gitu Ah

Ilustrasi Islam
Ilustrasi

kuisa wrote:AlQuran.

rahimii wrote:Jawaban yang sangat brilliant dari otak yang tumpul. Olloh arab ada karena kata quran ada. Membuktikan dan menjustifikasi allah dengan quran dan sebaliknya. Membuktikan dan menjustifikasi quran dengan muhammad dan sebaliknya. Membuktikan dan menjustifikasi islam dengan quran dan sebaliknya. Circular reasoning fallacy, tapi demi olloh arab gak apa membodohkan diri berakrobat mental. Kamu itu benar-benar koplak. Bukti empiris sama artinya dengan hasil dari suatu percobaan. Hasil percobaan akan menghasilkan yang namanya data empiris. Data empiris adalah informasi atau data yang telah dikumpulkan melalui pengamatan langsung(observasi) yang berbeda dari data yang dikumpulkan melalui proses teoritis. Ollohmu itu cuma teori, sama sekali tidak memiliki data empiris. Tidak ada bedanya ollohmu dengan odin yang perkasa, atau easter bunny atau dewa zeus. Bila ada bukti empiris, olloh arab itu akan dapat diketahui hakikatnya seperti apa; roh kah, daging kah, asap kah, angin kah, atau kentut kah? Artinya dia akan dapat di observasi secara langsung. Kamu makin lama bukan makin pintar, malah makin g0blok bin koplak. Saya tanya lagi : APA BUKTI EMPIRIS TUHAN ARABMU ITU ADA?

kuisa wrote:Cerdas sedikitlah, tanya dulu alasan mengapa saya sebut demikian. Masa 1kata dari saya, anda bisa menyimpulkan banyak hal, anda tukang ramal ya?
Jaman turunnya AlQuran, maka itu menjadi kata2yang "bukan manusia", kata2 yang menyebabkan Umar tunduk dan menyadarkan kemarahannya, kata2 yang dicari2 padanannya oleh para penyair dan tidak pernah mereka temukan, kata2 yang berrmakna dalam (Lailahaillallah) sehingga meresahkan satu suku. Kata2 yang ditunggu2 kaum muslimin selama perjuangannya yang penuh cobaan.

Alkitab adalah buku yan paling banyak dibaca dan dicetak sepanjang masa. Isinya mampu mengubah kerajaan pagan romawi menjadi pengikut kristus. Tidak terhitung jiwa yang mengakui isinya adalah "kata2 yang bukan manusia," buku yang padanan katanya tak tertandingi, kata2nya bermakna dalam sehingga negara-negara arab melarang buku itu masuk negaranya. Kamu kuisa, yakinkah kamu tuhan alkitab secara empirik ada hanya dengan alasan2 diatas? Ayo, yang cerdas dikit..APA BUKTI EMPIRIS TUHAN ISLAM ADA?

kuisa wrote:Saya tidak sekali dua kali menemukan pernyataan tentang iblis seperti itu dari orang2 segolongan anda, sangat sering. Saya kutip kembali:

Jangan Gitu Ah: Muslim mengira mereka dapat memaksakan pemahaman idiot ini kepada kair melek, maka mereka tetap ngotot. Padahal ada banyak kafir melek yang meyakini bahwa tokoh pembunuh satu-satunya adalah iblis. Kematian bagi kafir adalah dampak dari hasil kerja iblis yang telah menjerumuskan manusia ke dalam perbuatan dosa. Dosa adalah sumber segala maut. Muslim tidak tahu bahwa kehendak Sang Tuhan semata-mata memberikan kehidupan kepada seluruh makhluk. Muslim juga tidak tahu jika Sang Tuhan tidak pernah merencanakan satu kali pun mencabut kehidupan manusia ketika manusia itu diciptakan. Cerita kafir tentang ini dianggap sepi semata-mata demi menolak kontradiksi dengan ajaran sesat idiot Islam.
Ada tingkatan-tingkatan yang berbeda dari orang-orang untuk memahami hal-hal tertentu dalam pembahasan tentang dogma keyakinan, tetapi itu tidak menjadikan keyakinan tersebut menjadi bias dan dan tergantung kepada cara orang memahaminya.
Perkara anda setuju atau tidak dengan hal diatas, itu adalah karena andanya yang nyelenah, keluar dari keyakinan mayoritas, dan mencoba merangkai sendiri konsep tuhan khayalan anda. Masalah anda adalah anda menyadari ada yang salah tapi anda tidak mengakuinya.

Ada tingkatan-tingkatan yang berbeda dari orang-orang untuk memahami hal-hal tertentu dalam pembahasan tentang dogma keyakinan, tetapi itu tidak menjadikan keyakinan tersebut harus dimaknai seperti apa yang orang pahami secara berbeda itu. Kalau dikatakan iblis adalah pembunuh manusia sejak semula, bagaimana kamu bisa menafsirkannya itu sebagai membunuh secara langsung? Bukankah bisa jadi apa yang sesungguhnya disampaikan keyakinan tersebut adalah iblis merupakan penyebab kematian spiritual manusia yang membawa akibat kepada kematian daging, misalnya? Kamu segera memakan dan menyimpulkan apa yang tertulis saja. Tetapi kamu tidak memiliki masalah logika sama sekali jika dalam islam, tuhan yang maha kuasa justru menjadi pembunuhnya. Dan itu dikatakan dengan terang benderang dalam quranmu, tak butuh tafsir-tafsiran. Saya tidak keluar dari keyakinan mayoritas dalam memahami konsep tuhan saya, dimana tuhan itu tidak mampu melakukan hal-hal tertentu yang justru semakin mengukuhkan kemahakuasaannya. Justru itulah sebenarnya esensi yang disampaikan dalam keyakinan saya, terlepas apakah dipegang pula secara mayoritas atau bukan. Kasihan sekali kamu, tidak punya nalar yang cukup memahaminya.

kuisa wrote:O… ada tingkatan, jadi anda tingkatan tertinggi nih? yang paling paham segala hal, saking pahamnya sedikitpun tidak bisa menjelaskan dengan baik, atau memang tidak perlu penjelasan. percaya saya, kantongi tuh otak :-k

Jadi dalam keyakinan tingkatan tertinggi anda, iblis ga ngapa2in, tuhan tidak melakukan sesuatu, tapi manusia mati sendiri walaupun rencana tuhan tidak seperti itu. Ternyata alam berjalan diluar predisi dan rencana tuhan.
Anda tidak keluar dari keyakinan mayoritas tapi anda tidak tahu apakah paham anda diterima mayoritas atau tidak??? lagi melucu ya?
kekuasaan tuhan kukuh karena ketidakmampuan tuhan dalam banyak hal, ketidaktahuannya ttg apa yang akan terjadi, kejadian yang tidak sesuai prediksinya dll??? lelucon?

Kamu harus setel ulang otakmu. Pesan yang disampaikan sebuah keyakinan tidak tergantung dari cara tiap-tiap orang memahaminya. Pahami pesan itu berdasarkan perspektif keyakinan itu. Kalau ada yang memahami iblis membunuh manusia karena di keyakinan itu dikatakan iblis adalah pembunuh sejak semula, bagaimana kamu bisa menyimpulkan iblis membunuh manusia secara langsung? Benarkah demikian perspektif yang dikatakan keyakinan itu atau hanya racauan mu saja? Sementara kalau membahas islam disini, semua keberatan kita atas pesan islam kita ambil dari perspektif islam semata. Buktikan islam dapat membela dirinya sendiri. Nah, yang badut itu siapa?

kuisa wrote:Tuhan Maha Kuasa artinya mempunyai kemampuan untuk melakukan apapun

Nah, jadi jangan sentimen kalau saya bilang ollohmu itu mampu melakukan fallacy. Kan dia mampu melakukan apapun? Termasuk menjadi ada dan tiada secara bersamaan, menciptakan batu yang demikan besar hingga dia sendiri tidak mampu mengangkatnya, menciptakan bujangan yang menikah, menciptakan 2+2=5, bisa beol, bisa pipis. Tuhanmu itu badut yang acak kadut.

kuisa wrote:Saya tidak sentimen, hanya anda mengorbankan kredibilitas anda sebagai ahi dengan menggunakan pseudo. Ketika 2hal tidak relevant, misal ketiadaan dengan kemahakuasaan, maka hal yang satu tidak akan mempengaruhi hal yang lain.
Jadi siapa yang sedang membadut?

Lho, tuhan mu yang membadut. Kalau tidak mau dikatakan membadut, jelaskan saja apa maksudmu dengan pernyataan "tuhan islam maha kuasa mampu melakukan apapun" Kamu mengerti arti dari kata APAPUN dalam bahasa indonesia bukan? Coba kamu terangkan arti APAPUN..

kuisa wrote:Woi, sudah saya jawab kok anda bilang ga jawab. Dan seperti yang saya duga, begitu jawaban saya keluar, anda dengan tidak tahu malu mengubah saksi saya menjadi objek, dan dengan naif bertanya "apa bedanya jawabanmu dengan jawaban agama2 yang lain"

Jujurlah demi akal sehat. Bila saya mengatakan telah melihat wajah muhammad semalam, yang ternyata sangat jelek, kudisan dan penuh bintik hitam bekas cacar, tentu kamu akan minta kepada saya siapa saksinya. Lalu kalau saya katakan sayalah saksinya, apakah kesaksian saya itu legitimate? Bila kita lihat kedalam islam sendiri, justru mengharuskan ada 4 saksi untuk terjadinya gelar perkara. Muslim seperti kamu memang tak tahu malu. Saya masih menuntut jawaban atas parameter ujian kebenaran premis yang pertama :mengapa argument "segala perilaku manusia, binatang dan setan terjadi atas izin tuhan islam" dapat diterima secara akal sehat? Jawab yang jelas..

kuisa wrote:Anda pernah lihat tuhan? kalau ga melihat setan?

Yang ditanya apa, dijawab apa nih orang..Mengapa kamu berargument "segala perilaku manusia, binatang dan setan terjadi atas izin tuhan islam?" Kamu sudah melihat klaim argument mu itu terjadi? Atau ada saksi mata yang melihat tuhan sedang melakukan seperti klaim argument mu itu? Kalau tidak, argument tinggal argument. Klaim tinggal klaim. Balik lagi saya tanya. Mengapa kebenaran premis dari argument "segala perilaku manusia, binatang dan setan terjadi atas izin tuhan islam" dapat diterima akal sehat. Sudah berapa kali saya minta ya?

kuisa wrote:“Aku tidak akan memberikan adzab, sampai Aku mengutus seorang rasul.” (QS. Al-Isra’: 15).

Tergantung apakah Theresa dan Buddha pernah bersentuhan dengan Islam atau tidak, boleh jadi Mother Theresa hanya sekedar tahu Islam tapi tidak sampai dakwah kepadanya. Perkara seseorang masuk sorga atau neraka bukan saya yang memutuskan, tapi percayalah Allah Maha Adil dan berbaik sangkalah kepadaNya.

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
“Allah Ta’ala berfirman, ‘Aku tergantung persangkaan hamba kepadaKu. Aku bersamanya kalau dia mengingat-Ku. Kalau dia mengingatku pada dirinya, maka Aku mengingatnya pada diriKu. Kalau dia mengingatKu di keramaian, maka Aku akan mengingatnya di keramaian yang lebih baik dari mereka. Kalau dia mendekat sejengkal, maka Aku akan mendekat kepadanya sehasta. Kalau dia mendekat kepada diri-Ku sehasta, maka Aku akan mendekatinya sedepa. Kalau dia mendatangi-Ku dengan berjalan, maka Aku akan mendatanginya dengan berlari." (HR bukhari, no. 7405 dan Muslim, no. 2675)

rahimii wrote:Hadits mu itu ngomong apaan? Sudah jelas buddha dan mother theresa tidak pernah bersentuhan dengan islam. Begitu juga dengan jutaan kafir lain yang tak sudi bersentuhan dengan islam mu namun memiliki kadar kebaikan yang mulia. Mengingat, mendekat, sejengkal, sehasta, sedepa apa hubungannya dengan masuk surga atau neraka? Kamu menyangkal apa yang sudah tertulis jelas dalam quranmu, bahwa orang yang mempersekutukan olloh arab yang tidak eksis itu jatahnya pasti masuk neraka dan surga diharamkan baginya, sebaik apapun dia. Tuhan apaan tu? Tuhanmu parsial, bukan universal. Sudah dodol, denial pula kamu. Koplak habis..

kuisa wrote:Diajarin kok ngeyel, saya kan sedang menjelaskan, kalau membantah itu pakai argumen bukan ngeyel.

Apanya yang jelas? Jawab saja yang tegas. Ini yang dikatakan oleh perspektif quranmu yang dodol itu. "Sesungguhnya orang-orang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk." (QS. Al-Bayyinah 98:6) Tuh, tuhanmu ngomong sangat jelas, tidak seperti kamu yang komat-kamit logika hancur menyangkal diri..Sekali lagi, mother Theresa dan Buddha masuk neraka tidak?

kuisa wrote:Analogi saya kan bukan seperti itu, tapi ada usaha maksimal yang dilakukan, jika akhirnya anda tidak berhasil menghadiri konsili atau anda akhirnya bisa menghadap mentri padahal anda sudah putusharapan, itu adalah atas ijinNya. Intinya ada usaha maksimal, setelah usaha tersebut dijalankan, hasilnya hanya ada2kemungkinan, tergantung ijinNya. :goodman:
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka ” . Ar-Ra’d ayat 11

rahimii wrote:Ya, homoseksual sudah berusah maksimal melawan orientasi menyimpangnya, tapi tetap menjadi homoseksual atas izin olloh dodol. Tapi walaupun sudah dia beri izin, homoseksual tetap juga dia masukkan ke neraka. Pemerkosa sudah berusaha keras menahan konaknya, tapi atas izin olloh dia akhirnya memperkosa dengan brutal dan olloh koplak tetap memasukkan dia ke neraka. Inilah parodi kocak olloh yang mampu melakukan segala sesuatu dan absolut maha kuasa..koplak..

kuisa wrote:Wah pengulangan penjelasan akan terus terjadi, karena anda tidak pernah paham, bahkan tidak mencoba untuk paham.

Apa sih yang kamu jelaskan? Dimana salahnya analogi saya dari perspektif quranmu?

kuisa wrote:Islam mengajarkan bahwa kehendak dan kuasa Allah dalam konteks kesesatan manusia berbeda dengan keinginan Allah. Keinginan Allah datang dari diri-Nya sendiri, bahwa Dia menginginkan semua manusia selamat dan tidak tersesat, bahkan Dia menyatakan diri-Nya sangat berharap dan terbuka untuk menerima hamba-hamba yang ingin kembali, menghapus dosa mereka dan tidak mengingat-ingat lagi kemaksiatan yang pernah dilakukan. Sedangkan kuasa dan kehendak-Nya selalu berdasarkan ‘input’ yang datang dari manusia itu sendiri. Kalau kita simak ayat-ayat Al-Qur’an tentang pernyataan ‘Allah menyesatkan orang yang dikehendaki-Nya’, maka ini selalu merupakan ‘muara’ dari suatu kalimat panjang yang sebelum atau sesudahnya menyatakan kondisi manusia yang telah ‘menyediakan diri’ untuk disesatkan Allah.

Biar kamu gak kelihatan seperti orang linglung, kamu jelaskan dulu deh maksud ‘kuasa dan kehendak olloh arab selalu berdasarkan input yang datang dari manusia." Lalu lanjut ke "manusia telah menyediakan diri untuk disesatkan allah" Ditunggu penjelasannya yang super, bukan yang lemper..

– HOT NEWS: MENKOMINFO TIFATUL SEMBIRING SELINGKUH, ISTRI PERTAMA KABUR DARI RUMAH!!!!

– MENKOMINFO: Kalau Internetnya Cepat Mau Dipakai buat Apa?

– Korupsi Ahmad Heryawan/Aher Gubernur PKS Bisa dibaca disini.

– Korupsi Anis Matta, Tifatul Sembiring dan pejabat PKS lainnya bisa dibaca disini.

Beberapa Link/Website Mungkin Diblokir, untuk membuka blokir silakan klik:
Tip-tip Buka Blokir Website Karena Nawala

Atau dengan Firefox Add On Berikut:

Firefox anonymoX – Anti Blokir Situs Website

Faithfreedom Indonesia

PKS Partai Mesum
Foto Koalisi Koruptor Prabowo Hatta Prahara

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: