//
you're reading...
Common

Kesalahan Logika

Ilustrasi Islam
Ilustrasi

rahimii wrote:Berhubung disini memang tempatnya membongkar kepalsuan islam
kuisa wrote:Ada banyak pandangan tentang Islam, sebaiknya Anda berhati2 untuk menentukan Islam dan apa yg disebut palsu.

Bagi saya, cara yang paling absah untuk menguji sebuah klaim ketuhanan hanyalah dengan logika dan rasio. Berdasarkan hukum-hukum logika, saya diyakinkan bahwa islam adalah sebuah kepalsuan semata. Bagaimana menurut anda? Bila anda mampu membela islam dengan logika dan rasio, kita persilahkan dan buktikan kalau islam memang tak terbantahkan.

rahimii wrote:1.Asumsi Palsu
Dalam logika dan juga hukum, preseden (hal yg telah terjadi lebih dahulu dan dapat dipakai sebagai contoh) sejarah berarti bahwa beban pembuktian berada pada mereka yang mengajukan asumsi baru dan bukan pada pihak pemilik ide sebelumnya yang telah diverifikasi dimasa lalu. Banyak muslim melanggar prinsip preseden sejarah dalam berargumentasi dengan menegaskan bahwa islam tidak memiliki beban pembuktian, dan bahwa otoritas quran berada diatas kitab-kitab suci agama lain yang telah ada jauh sebelum islam eksis.
kuisa wrote:1. Apakah semua sejarah masa lalu bernilai benar?
2. Apakah pernyataan pemilik ide sebelumnya bernilai mutlak benar?
3. Verifikasi seperti apa yang dilakukan dimasa lalu sehingga bisa melarang lahirnya ide yang berbeda?

sementara no.1 dulu Pak, nanti disambung lagi 🙂

1. Tidak. Tetapi akan lebih aneh kalau preseden sejarah masa lalu yang tidak benar, dijadikan sebagai justifikasi ketidakbenaran kita sendiri.
2. Tidak. Tetapi akan lebih aneh kalau kita mampu melihat kesalahan sebuah ide dimasa lalu, tetapi menutup mata terhadap bertaburnya penyimpangan ide-ide dalam nilai-nilai yang kita anut sendiri. Manusia yang berfungsi secara utuh dan memiliki logika yang sehat, seharusnya mampu melihat kedalam dirinya dan bisa mengakui kekurangannya.
3. Sebuah verifikasi terhadap peristiwa masa lalu, tidak pernah bertujuan untuk melarang lahirnya ide yang berbeda. Yang salah dalam berlogika adalah jika ide lama tidak dijadikan rujukan sebagai hakim atas ide yang baru. Seharusnya otoritas yang sudah lebih dahulu ditetapkan, mendakwa otoritas klaim yang baru. Bukan sebaliknya. Contoh : Karena islam datang berabad-abad setelah kristen, islam lah yang memiliki beban pembuktian, bukan kristen. Ketika alkitab dan alquran bertentangan satu sama lain, secara hukum logika alkitab harus diberikan tempat pertama sebagai otoritas yang lebih tua, sampai quran dapat membuktikan dirinya sendiri.

– HOT NEWS: MENKOMINFO TIFATUL SEMBIRING SELINGKUH, ISTRI PERTAMA KABUR DARI RUMAH!!!!

– MENKOMINFO: Kalau Internetnya Cepat Mau Dipakai buat Apa?

– Korupsi Ahmad Heryawan/Aher Gubernur PKS Bisa dibaca disini.

– Korupsi Anis Matta, Tifatul Sembiring dan pejabat PKS lainnya bisa dibaca disini.

Beberapa Link/Website Mungkin Diblokir, untuk membuka blokir silakan klik:
Tip-tip Buka Blokir Website Karena Nawala

Atau dengan Firefox Add On Berikut:

Firefox anonymoX – Anti Blokir Situs Website

Faithfreedom Indonesia

Koruptor Koalisi Prahara Prabowo Hatta Rajasa
Foto Koalisi Koruptor Prabowo Hatta Prahara

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: