//
you're reading...
Common

MUHAMMAD PIMPINAN PERAMPOK

Ilustrasi Islam
Ilustrasi

MUHAMMAD PIMPINAN PERAMPOK
MUHAMMAD TERNYATA JAUH LEBIH HINA DARI ANJING

Sang Nabi menyerang Kheibar, memperbudak Safiyah dan memperkosanya di hari yang sama dia membunuh suami, ayah, dan saudara2 Safiyah. Beginikah seharusnya tingkah laku seorang utusan Tuhan?

Ayatollah Montazeri:

Untuk menjawab pertanyaan tentang Safiyah, kita perlu memperhatikan hal2 di bawah ini.

Safiyah adalah anak perempuan Huyah ibn Akhtab, yang merupakan ketua Bani Nadir. Safiyah kehilangan ayahnya yang tewas di pertempuran Kheibar dan suaminya dibunuh sebelum perjanjian perdamaian. Tawanan2 perang di zaman itu hidup penuh kesulitan dan kesengsaraan. Karena alasan ini, menurut usul sang Nabi, para wanita bangsa penyembah berhala yang tertangkap di peperangan disuruh menikah pria2 Muslim yang sebelumnya menikah dengan perempuan lain atau jadi budak2 untuk kelangsungan hidup mereka. Poligami di saat itu adalah lumrah dan merupakan cara terbaik untuk melindungi para wanita yang tidak punya suami, apalagi yang dijadikan sandera2.

Sina

Wahai Ayatollah Ozma Montazeri,
Memang benar Safiyah telah kehilangan ayah, suami, dan saudara2nya, tapi engkau lupa menyebut bahwa dia kehilangan semua orang2 itu karena sang Nabi membunuh mereka. Membunuh orang2 dan mencuri wanita2nya merupakan tradisi orang2 gua. Sewajarnya diharapkan bahwa seorang Nabi Tuhan tidak akan melanjutkan kelakuan barbar orang2 gua tapi seharusnya menetapkan standard etika dan petunjuk moral baru.

Engkau membuat sang Nabi tampaknya menolong kaum wanita ini dengan mengawinkan mereka dan menyelamatkan mereka dari penderitaan. Tapi jangan lupa menyebutkan bahwa Nabi-lah yang membuat mereka sengsara pada mulanya. Para wanita ini bukan sandera perang sebelum Muhammad menyerang kota2 mereka, membunuh orang2 yang mereka kasihi, dan menjadikan mereka budak.

Yang dilakukan sang Nabi persis sama dengan biasa dilakukan penjahat dan perampok di zaman dulu. Seorang mestinya kacaubalau dengan pengertiannya akan nilai2 (kemanusiaan) sehingga sampai bisa melihat adanya unsur kebaikan dari tindakan yang sama sekali memalukan dan barbar oleh sang Nabi. Membunuh orang2 dan merampas para wanitanya merupakan tindakan biadab. Tidak ada satupun kebaikan dari tindakan keji ini.

Jikalau seperti yang kau katakan bahwa sang Nabi mau menyelamatkan para wanita malang ini dari kesengsaraan yang mereka hadapi, kenapa dia tidak menikah wanita yang tua? Kenapa dia memilih wanita yang paling cantik? Safiyah dipilih karena penampilannya. Ini hadisnya.

Dikisahkan oleh ‘Abdul ‘Aziz:
Anas berkata, ‘Ketika Rasul Allah menyerang Khaibar, kami melakukan sembahyang subuh ketika hari masih gelap. Sang Nabi berjalan menunggang kuda dan Abu Talha berjalan menunggang kuda pula dan aku menunggang kuda di belakang Abu Talha. Sang Nabi melewati jalan ke Khaibar dengan cepat dan lututku menyentuh paha sang Nabi. Dia lalu menyingkapkan pahanya dan kulihat warna putih di pahanya. Ketika dia memasuki kota, dia berkata, ‘Allahu Akbar! Khaibar telah hancur. Ketika kita mendekati suatu negara maka kemalangan menjadi pagi hari bagi mereka yang telah diperingatkan.’ Dia mengulangi kalimat ini tiga kali. Orang2 ke luar untuk bekerja dan beberapa berkata, ‘Muhammad (telah datang)’ (Beberapa kawan kami berkata, “Dengan tentaranya.”) Kami menaklukkan Khaibar, menangkap para tawanan, dan hartabenda rampasan dikumpulkan. Dihya datang dan berkata, ‘O Nabi Allah! Berikan aku seorang budak wanita dari para tawanan.’ Sang Nabi berkata, ‘Pergilah dan ambil budak mana saja.’ Dia mengambil Safiya bint Huyai. Seorang datang pada sang Nabi dan berkata, ‘O Rasul Allah! Kauberikan Safiya bint Huyai pada Dihya dan dia adalah yang tercantik dari suku2 Quraiza dan An-Nadir dan dia layak bagimu seorang.’ Maka sang Nabi berkata,’Bawa dia (Dihya) beserta Safiya.’ Lalu Dihya datang bersama Safiya dan ketika sang Nabi melihatnya (Safiya), dia berkata pada Dihya,’Ambil budak wanita mana saja lainnya dari para tawanan.’ Anas menambahkan: sang Nabi lalu membebaskannya dan mengawininya.”

Thabit bertanya pada Anas,”O Abu Hamza! Apa yang dibayar sang Nabi sebagai maharnya?” Dia menjawab, “Dirinya sendiri adalah maharnya karena dia telah membebaskannya (dari status budak) dan lalu mengawininya.” Anas menambahkan, “Di perjalanan, Um Sulaim mendandaninya untuk (upacara) pernikahan dan malam ini Um Sulaim mengantar Safiya sebagai pengantin sang Nabi. (Sahih Bukhari 1.367)

Dari Hadis di atas kita mengetahui bahwa penyerangan terhadap Khaibar merupakan serangan mendadak. Orang2 kota tidak diperingatkan lebih dahulu dan mereka tidak siap menghadapi serangan ini. Ini memang kebiasaan sang Nabi untuk tidak membiarkan korbannya membela diri. Dia akan menyerang mereka tidak dengan cara ksatria dan tanpa peringatan. Pada kenyataannya nama Quzvah berarti “serangan mendadak”. Khaibar tidak melanggar perjanjian apapun dengan Nabi, dan tidak ada tanda2 apapun bahwa mereka membahayakan kedudukan orang2 Muslim. Satu2nya alasan sang Nabi menyerang kota ini, membunuh siapa saja yang berdiri di jalannya dan merampas wanita yang tercantik sebagai budak pemuas seks-nya adalah karena dia menginginkan kekayaan masyarakat kota ini.

Sang Nabi suci tidak berhenti di sini, dia lalu memaksa lelaki dan wanita tua yang tidak dibunuhnya dan tidak diambil sebagai budak seks untuk membayar pajak tanah dan memberikan dia 50% dari hasil pendapatan. Orang manapun dengan setitik rasa keadilan tahu bahwa ini bukanlah keadilan. Yang dilakukan sang Nabi adalah jauh dari suci dan malah perbuatan setan.

Ayatollah Montazeri

Setelah Safiyah jadi sandera, ada beberapa orang yang ingin mengawininya. Tapi karena dia adalah putri ketua suku, sang Nabi menghargai status sosialnya dan tidak memperbolehkan orang lain untuk menikahinya. Safiyah sendiri ragu2 untuk menikah dengan orang awam. Karena itu, sang Nabi untuk melindungi Safiyah, bersedia menikahinya. Sang Nabi memberikan pilihan bagi Safiyah untuk kembali ke saudara2nya atau tinggal di Medina dan memeluk Islam. Dia berkata padanya jika dia ingin tetap menjadi seorang Yahudi, dia tidak akan memaksanya masuk Islam. Safiyah memilih yang berikut (ikut Nabi dan memeluk Islam). Ahli2 sejarah setuju bahwa menjadi istri sang Nabi merupakan kehormatan besar dan dipandang sebagai harga diri yang tinggi. Qur’an (Ahzab 6) menyebut istri2 Nabi sebagai “Para Ibu Orang2 Beriman”.

Sina

Tentang Safiyah, sudah jelas terbukti bahwa sang Nabi mengambilnya hanya untuk satu alasan yaitu karena dia seorang wanita yang cantik. Muhammad merampasnya dari Dahya setelah melihatnya. Ini tidak ada hubungannya dengan posisi ayah Safiyah. Jika sang Nabi menaruh hormat pada ayahnya dan posisinya, dia tentunya tidak memenggalnya. Kenyataan ini sudah jelas bersinar bagaikan matahari. Engkau bebas untuk menutup matamu dan menyangkalnya.

Engkau mengatakan bahwa sang Nabi memberikan Safiyah pilihan untuk bergabung pada masyarakatnya atau mengikut dia. Sang Nabi membunuh ayahnya, suaminya, dan banyak saudara2nya. Yang tinggal adalah mereka yang harus bekerja di ladangnya dan membayar 50% penghasilan mereka pada sang Nabi sebagai Jazyeh. Bahkan lalu sang Nabi berubah pendapat dalam waktu singkat dan mengasingkan orang2 Yahudi dari Khaibar. Karena itu pilihan yang kau katakan sebenarnya tidak banyak berarti. Itu hanyalah pilihan antara memuaskan nafsu seks seorang lelaki tua yang busuk yang telah membunuh orang2 yang dicintainya atau bergabung dengan sekelompok lelaki dan wanita tua yang bukan prajurit atau terlalu tua untuk menjadi budak pemuas seks bagi orang2nya sang Nabi. Di kasus pertama, Safiyah punya kesempatan untuk hidup tapi jika dia bergabung dengan sisa orang2 Yahudi, maka nasibnya jadi tidak jelas, dia harus kerja di ladang dan bayar separuh penghasilannya bagi sang Nabi. Tidak banyak pilihan baginya.

Jadi istri Nabi mungkin lebih menguntungkan. Akan tetapi, aku percaya bahwa lebih baik hidup dengan orang2 yang kita cintai daripada dengan pembunuhnya, meskipun pembunuh itu adalah Nabi Allah.

Ayatollah Montazeri

Jika Rasul Allah – amit2 nih – memang seorang yang penuh nafsu berahi, dia tidak akan menikah seorang wanita tua berusia 40 tahun ketika dia masih muda waktu dia punya kesempatan untuk menikah gadis2 tercantik dari suku2 terkemuka orang2 Arab. Di pihak lain, orang yang penuh nafsu berahi biasanya juga bernafsu pada tawaran kesenangan2 duniawi. Di sejarah tercatat bahwa sang Nabi dan para istrinya hidup sederhana sekali dibandingkan keadaan saat itu, sampai2 para istrinya ngomel dan menuntut sang Nabi. Dalam masalah inilah Ahzab 28,29 dikeluarkan dan dia memberi istri2nya pilihan untuk tetap tinggal dengan Nabi dan bertahan dalam kemiskinan atau cerai dan pergi ke kehidupan duniawi yang lebih nyaman.

Sina

Rasul Allah itu MEMANG seorang yang penuh nafsu berahi. Tapi waktu dia muda, dia itu miskin dan tidak ada yang menaruh perhatian padanya. Tidak ada gadis muda dari suku terpandang yang mau menikah dengan seorang miskin seperti Muhammad yang hanya mengurusi onta2 kepunyaan wanita lain. Sang Nabi saat itu tidak punya kesempatan untuk menikahi seorang wanita muda yang cantik. Khadijah dengan kekayaan dan kekuasaannya merupakan suatu anugrah bagi sang Nabi yang lalu merubah hidupnya sama sekali. Sifat asli Nabi jadi tampak nyata setelah Khadijah meninggal dunia dan dia jadi orang yang berkuasa dari merampoki kafilah2 pedagang. Pada saat itulah dia mulai mengumpulkan kekayaan dan wanita2.

Muhammad bukan orang kaya ketika dia pergi ke Medina. Khadijah tentunya telah kehilangan sebagian besar hartanya selama masa tiga tahun yang berat ketika orang2 Mekah memboikot sang Nabi dan keluarganya sebagai balasan bagi cemoohannya terhadap dewa2 mereka. Tahun pertamanya di Medina sukar sekali. Dia hanya punya sedikit uang untuk hidup. Usahanya merampoki beberapa kafilah pedagang gagal semua. Hanya ketika di Nakhlah usaha perampokan kafilahnya berhasil dan dia memperkaya dirinya dengan barang2 jarahan. Dibutuhkannya beberapa lagi usaha perampokan dan pembasmian kaum Yahudi dan perampasan harta benda mereka untuk menimbun banyak kekayaan.

Dan Dia membuat kamu jadi ahli waris tanah2 mereka, rumah2 mereka, dan barang2 mereka, dan sebuah tanah yang kamu tidak kunjungi (sebelumnya). Dan Allah punya kekuasaan atas segala hal. (Q.33: 27)

Tapi sang Nabi memandang rendah istri2nya dan tidak memberikan apa yang mereka inginkan. Inilah alasannya mengapa saat mereka mengeluh dia mengancam untuk menceraikan mereka. Dan memang betul ada satu waktu istri2 Muhammad mengeluh karena dia tidak mau memberikan bagian cukup dari kekayaan yang dicurinya dari kaum non-Muslim. Ayat berikut merupakan lanjutan dari ayat sebelumnya yang dikatakan oleh Allah-nya:

O Nabi! Katakan pada istri2mu: “Jika kamu sekalian memang ingin menikmati kehidupan Duniawi dan pesonanya, silakan! Aku berikan kamu mut’ah dan menceraikanmu dengan baik. (Q.33: 28 )

Tapi jika kamu sekalian mencari Allah dan RasulNya, dan tempat di akherat, maka Allah telah mempersiapkan bagi siapa yang berbuat baik pahala yang besar. (Q.33: 29)

Sang Nabi jago sekali bertipudaya dan tahu bagaimana menguasai istri2nya dan membuat mereka taat padanya dan melayaninya.

O istri2 Nabi! Jika ada diantara kamu yang berbuat keji yang nyata, maka hukuman akan berkali lipat dua baginya, dan hal ini mudah dilakukan Allah.(Q.33: 30)

Tapi barang siapa yang taat dalam melayani Allah dan RasulNya, dan mengerjakan amal yang saleh, Kami berikan pahala baginya dua kali lipat dan Kami sediakan baginya rejeki yang mulia. Q.33: 31)

– HOT NEWS: MENKOMINFO TIFATUL SEMBIRING SELINGKUH, ISTRI PERTAMA KABUR DARI RUMAH!!!!

– MENKOMINFO: Kalau Internetnya Cepat Mau Dipakai buat Apa?

– Korupsi Ahmad Heryawan/Aher Gubernur PKS Bisa dibaca disini.

– Korupsi Anis Matta, Tifatul Sembiring dan pejabat PKS lainnya bisa dibaca disini.

Beberapa Link/Website Mungkin Diblokir, untuk membuka blokir silakan klik:
Tip-tip Buka Blokir Website Karena Nawala

Atau dengan Firefox Add On Berikut:

Firefox anonymoX – Anti Blokir Situs Website

Faithfreedom Indonesia

Koruptor Koalisi Prahara Prabowo Hatta Rajasa
Foto Koalisi Koruptor Prabowo Hatta Prahara

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: