//
you're reading...
Berita Nasional

Caleg Tambal Ban Sapi PKS Ternyata Kaya Raya

http://www.kaskus.co.id/thread/53622438a1cb17a8238b4658/penipu-raska-caleg-pks-ngaku-tukang-tambal-ban-ternyata-kaya/1

Image
Caleg Tambal Ban PKS

WARTALIMA.COM, Subang – Seorang Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD Subang sukses terpilih menjadi anggota DPRD Subang untuk periode 2014-2019 setelah sempat menjadi sorotan media massa karena profesinya sebagai seorang penambal ban.

Namun siapa sangka, caleg yang bernama Raska tersebut yang sebelumnya dianggap sebagai caleg yang nekat ternyata merupakan orang yang mampu dan memiliki banyak harta.

Raska yang berlamat di Desa Sindangsari Kecamatan Cikaum itu mencalonkan diri dari partai PKS dapil Subang tujuh yang meliputi Kecamatan Cikaum, Purwadadi, Tambakdahan, Binong.

Sebelum dilaksanakannya pileg, beberapa media massa baik cetak, elektronik, online sempat diundang oleh salah satu media swasta tanah air sebagai nara sumber dalam sebuah acara talkshow bahwa Raska hanya seorang tukang tambal ban. Namun pada kenyataannya Raska adalah orang kaya.

Sayangnya, ketika hendak dikonfirmasi, pria yang akrab disapa Eko tersebut tidak sedang berada di kediamannya. Yang ada hanyalah istri, kerabat dan anak-anaknya.

Raska yang sempat menjadi sorotan publik tersebut memiliki tiga anak laki-laki. Selain memiliki bengkel besar, ia pun memiliki sejumlah usaha yang dikelola oleh keluarganya. Bahkan, saat ini ia sedang menyekolahkan anak pertamanya di salah satu Perguruan Tinggi Negeri yang ada di Bandung.

“Memang suami saya dulunya tukang tambal ban, namun seiring berjalannya waktu kami sekarang mempunyai bengkel dan usaha lainnya, serta memiliki beberapa karyawan,” jelas istri Raska, Een Nurhasanah,Minggu (27/4)

Ia membantah jika profesi asli suaminya merupakan seorang tambal ban. “Kecuali kalau karyawan sedang tidak ada, bapak suka menggantikannya,” katanya.

Saat disinggung modal yang dikeluarkan untuk menjadi seorang caleg, Een enggan menyebut besaran jumlah uang yang sudah dihabiskan untuk keperluan operasional menjadi caleg.

Ia mengaku untuk menjadi caleg tersebut suaminya tidak memiliki modal apa-apa. “Kalau soal itu saya tidak tahu apa-apa, karena itu urusan suami. Saya hanya ikut mendukung semua pekerjaan suami,” jelasnya.

Sementara, salah seorang kerabat raska, Supardi (71) mengaku jika saat ini Raska yang berhasil menjadi anggota dewan itu, sering tidak ada di rumahnya. Dirinya pun baru mengetahui dari pemberitaan di media massa yang menyebutkan bahwa sodaranya itu seorang tukang tambal ban, padahal bukan.

Image
Video Caleg Tambal Ban Dengan Najwa

Image
Foto Caleg Tambal Ban PKS Di TV

“Bukan tukang tambal ban, melainkan dia bosnya para tukang tambal ban. Selain punya bengkel dia juga punya Yayasan Pendidikan dan Pengajaran Islam Ali bin Abu Thalib yang berada di dekat rumahnya,” tuturnya.

Supardi yang merupakan seorang veteran perang kemerdekaan tersebut memperkirakan Raska sudah menghabiskan ratusan juta rupiah saat bertarung memperebutkan kursi DPRD Subang. “Untuk menjadi seorang Kepala Desa saja, di sini bisa menghabiskan Rp500 juta. Apalagi ini pertarungan memperebutkan kursi dewan, pasti lebih besar dari itu,” pungkasnya. [ito]

Sumber

Wah parah,, memang dari atas sampai bawahnya tukang tipu semua..

ini tambahan kenapa aku sebut penipu..!!!

Original Posted By punkeren1.4 ►SUBANG, KOMPAS.com — Satu dari tujuh caleg Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Subang, Jawa Barat, yang lolos menjadi anggota dewan, adalah Raska. Hal ini menjadi menarik karena Raska dalam kesehariannya bekerja sebagai tukang tambal ban.

Berdasarkan kabar yang dilansir situs http://www.pkspiyungan.org, Raska lolos menjadi anggota DPRD Subang dari Daerah Pemilihan 7 (Cikaum, Purwadadi, Tambakdahan, dan Binong).

Sebagai tukang tambal ban, Raska mengaku mendapat penghasilan rata-rata Rp 50.000 per hari. Oleh karenanya, Raska tidak menggunakan modal dengan uang berlimpah untuk maju sebagai wakil rakyat. “Enggak ada modal. Ya modal saya itu pas-pasan,” tuturnya.

Raska mengaku banyak mendapatkan dukungan dari masyarakat sekitar. Karena dukungan itulah dia membulatkan tekadnya untuk maju dalam pemilu yang baru lalu. “Siapa tahu dengan menjadi caleg, saya bisa menjadi orang berguna bagi banyak orang,” ungkap Raska.

“Alhamdulillah, saya mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat. Saya tidak akan menyia-nyiakan dukungan itu,” kata Raska lagi.

Berdasarkan data dari KPU Subang, 50 anggota DPRD periode 2014-2019 hasil Pileg 9 April 2014 tersebar di berbagai partai, yakni PDI-P sebanyak 10 kursi, PKS 7 kursi, Partai Golkar 7 kursi, Partai Gerindra 5 kursi, Partai Demokrat 5 kursi, PKB 5 kursi, Partai Nasdem 3 kursi, PAN 3 kursi, Partai Hanura 3 kursi, dan PPP 2 kursi.

http://regional.kompas.com/read/2014…i.Wakil.Rakyat

– HOT NEWS: MENKOMINFO TIFATUL SEMBIRING SELINGKUH, ISTRI PERTAMA KABUR DARI RUMAH!!!!

– MENKOMINFO: Kalau Internetnya Cepat Mau Dipakai buat Apa?

Beberapa Link/Website Mungkin Diblokir, untuk membuka blokir silakan klik:
Tip-tip Buka Blokir Website Karena Nawala

Atau dengan Firefox Add On Berikut:

Firefox anonymoX – Anti Blokir Situs Website

Faithfreedom Indonesia
Faithfreedom forum static
Faithfreedompedia
Faithfreedompedia

PKS Partai Phustun dan Sapi
Foto Skandal-Skandal PKS

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: