//
you're reading...
Berita Internasional

Maalula dan hapusnya tudingan perang Sunni-Syiah

Ilustrasi Islam
Ilustrasi

http://m.merdeka.com/dunia/mimpi-paskah-di-maalula.html

Mimpi Paskah di Maalula

Reporter : Ardini Maharani

Merdeka.com – Kota Maalula, Suriah. Sebelum terjadinya konflik pecah di negara itu warganya hidup tenang dan lingkungannya sangat bersih. Ini wilayah yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai kekayaan tradisi dunia lantaran hanya di tempat ini bahasa Aramaik, diyakini sebagai bahasa asli digunakan oleh Yesus Kristus, masih dilestarikan.

Namun hal itu berubah setelah perang saudara berkecamuk tiga tahun lebih di Suriah. Terutama setelah Maalula diserbu pasukan pemberontak yang disusupi ekstremis muslim seperti Al-Qaidah dan Kelompok Perjuangan Kebebasan Islam Irak dan Suriah (ISIS). Maalula porak poranda. Banyak situs bersejarah rusak parah. Wilayah itu hancur lebur.

Di sepanjang langkah asap hitam dan putih bekas mobil terbakar berbaur. Di setiap langkah hanya kehancuran, seperti dilansir surat kabar Irish Times (17/4). Pecahan kaca dari rumah, hotel, dan gedung menyerak di jalan. Puing bangunan lebur nampak jelas dihantam rentetan senapan mesin dan mortar. Kota ini hampir mati.

Meski kini Maalula sudah direbut kembali oleh pasukan Presiden Basyar al-Assad namun memulihkan kondisi di sana bukan perkara mudah. Sejumlah tentara Assad membenahi kota yang berantakan. Mereka menyapu dan membersihkan jalan-jalan, menyelamatkan semua hal yang masih bisa diselamatkan.

Pemberontak memang hampir sebagian besar telah keluar dari sana namun menyisakan beberapa penembak jitu mengintai dari rumah-rumah penduduk kini tak berpenghuni. Mereka juga menduduki perbukitan melingkari Maalula dan siap memuntahkan peluru ke jidat tentara Assad.

Ini sebagian gambaran rusaknya Maalula saat ini.

Kota ini tak hanya didiami oleh umat Nasrani namun juga muslim dan mereka berdampingan dengan damai. Baik Kristen dan Islam sama-sama mengetahui bahasa Aramaik bahkan menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Tak hanya itu, bahasa ini pun diajarkan ke anak-anak di setiap sekolah. Penghargaan yang tinggi atas bahasa ini benar-benar terasa.

Fadi Mayal, salah satu warga Maalula yang harus mengungsi ke Ibu Kota Damaskus menerawangkan matanya. Dia ingin pulang ke tempat dia dibesarkan dengan kasih. Namun di sisi lain, dia masih takut kembali sebab masih banyak berkeliaran pemberontak di sana. "Aku akan sangat senang jika kembali ke Maalula dan merayakan paskah. Namun tidak tahu kapan. Aku pasti kembali. Ayahku dimakamkan di sana," ujarnya.

Mayal dan 5.000 penduduk lainnya menyebar ke pelbagai kota di Suriah setelah diusir paksa oleh pemberontak. Meski mendapat rasa aman di luar Maalula namun Mayal mengeluhkan sulitnya pekerjaan untuk bertahan hidup.

Pemerintah Damaskus menghimbau warga Maalula untuk tidak kembali ke kota mereka sebelum benar-benar aman. Mayal dan ribuan lainnya tentu harus gigit jari lantaran absen dalam perayaan Paskah tahun ini.

Lonceng gereja pun terganti desingan peluru demi menumpas pemberontak. Suara itu memang tidak indah namun ada doa di setiap pelor yang dimuntahkan pasukan pemerintah. Agar Assad segera membersihkan kota mereka dari pejuang oposisi dan Islam ekstremis supaya tercipta lagi perdamaian di Maalula. "Yesus memberkati Assad," ucap Mayal mendoakan sang presiden.

(mdk/din)

– HOT NEWS: MENKOMINFO TIFATUL SEMBIRING SELINGKUH, ISTRI PERTAMA KABUR DARI RUMAH!!!!

– MENKOMINFO: Kalau Internetnya Cepat Mau Dipakai buat Apa?

Beberapa Link/Website Mungkin Diblokir, untuk membuka blokir silakan klik:
Tip-tip Buka Blokir Website Karena Nawala

Atau dengan Firefox Add On Berikut:

Firefox anonymoX – Anti Blokir Situs Website

Faithfreedom Indonesia
Faithfreedom forum static
Faithfreedompedia
Faithfreedompedia

PKS Partai Phustun dan Sapi
Foto Skandal-Skandal PKS

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: