//
you're reading...
Berita Nasional

FPI: HKBP Philadelpia Lakukan Banyak Kebohongan Publik

Ustadz Bernard: Dalam Kasus Pemukulan Ustadz Ajiz, Media Tidak Profesional

Image

Bekasi (SI ONLINE) – Senin malam (24/11) lalu terjadi insiden memalukan di RT o1/RW 04 desa Jejalen Jaya, Tambun Kabupaten Bekasi. Ustadz Abdul Ajiz tokoh masyarakat setempat di aniaya oleh seorang pendeta HKBP Philadelphia yang bernama Palti Panjaitan.

Ustadz Ajiz yang sebenarnya ingin meredakan massa agar tidak terjadi tindakan anarkis, ternyata malah beliau yang menjadi korban anarkisme seorang pendeta. Dengan sangat emosi, pendeta tersebut menghujamkan beberapa kali bogem mentah ke arah Ustadz Abdul Aziz, tepat mengenai bagian ulu hatinya.

Atas dasar itu, akhirnya Ustadz Ajiz yang didampingi oleh kuasa hukum dan beberapa saksi menempuh jalur hukum, dan mempolisikan pendeta HKBP itu ke Polres Kabupaten Bekasi dengan nomor laporan LP/1395/K/XII/2012/SPK/Resta Bekasi.

Menanggapi kejadian itu, kepada Suara Islam Online, Ustadz Bernard Abdul Jabbar tokoh Dewan Dakwah Islam Bekasi yang juga seorang muallaf mengatakan bahwa ini adalah bentuk arogansi orang-orang kafir, "Penganiyaan yang diakukan pendeta Palti terhadap Ustadz Abdul Ajiz adalah bentuk arogansi kaum kafir terhadap umat Islam dan ini merupakan pelanggaran hukum yang harus di proses," ujarnya.

"Ini juga bentuk kesewenang-wenangan dan tidak tolerannya orang nasrani, padahal gereja yang akan mereka gunakan sudah disegel oleh pemkot Bekasi karena menyalahi aturan pendirian ibadah, tapi mereka tetap membandel mau melaksanakan misa natal," tambah Ustadz Bernard.

Ustadz Bernard juga menyayangkan kejadian ini tidak diliput oleh media, "Herannya berita ini terpendam, tidak di blow up oleh media, tapi jika yang dianiaya pihak Kristen pasti beritanya langsung heboh," tandasnya.

"Dahulu waktu kejadian Cikeuting, ada seorang pendeta kena gores sedikit saja media langsung diberitakan dengan heboh, berita terlalu dibesarkan seolah-olah terjadi penusukan sampai menteri dan presiden ikut menanggapi. Tapi sekarang giliran umat Islam yang jadi korban, media nasional kurang perhatian. Mereka benar-benar tidak profesional, tidak adil, dan tidak independen," tegas Ustadz Bernard.

Faithfreedom Indonesia

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: